DP3AKKB Banten Jaring Masukan Mitra Melalui Forum OPD
Sumber Gambar :Dinas Pemberitaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah Tahun 2026 di aula DP3AKKB Provinsi Banten, Curug Kota Serang, Rabu 11 Februari 2026. Forum OPD Tahun 2026 mengangkat tema "Sinkronisasi Program dan akegiatan Bidang Urusan Permberaayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana".
Kepala Dinas DP3AKKB Provinsi Banten, Iwan Ardiansyah Sentono menyampaikan forum OPD ini digelar untuk menerima masukan dari Mitra kerja yang ada di Banten.
"Penjaringan terkait kebutuhan dari stakeholder di Banten ini sangat penting. Agar program yang dilaksanakan oleh kita sesuai dengan kebutuhan di masyarakat," kata Iwan.
Meski diakui Iwan idealnya pelaksanaan forum OPD ini dilakukan berdasarkan evaluasi program kerja yang sudah dilaksanakan tahun sebelumnya. Sehingga dinas mengetahui program yang sudah terlaksana dan belum terlaksana.
"Idealnya sebelum forum OPD ini, ada pembahasan evaluasi dari masing-masing bidang. Sehingga bisa tahu apa program yang terlaksana dan belum," ujar Iwan.
Meski begitu Iwan memastikan adanya keterbatasan dalam pelaksanaan program pada tahun-tahun sebelumnya. Melalui masukan dari mitra dan stakeholder di Banten ini dapat menjadi evaluasi di internal dinas.
"Tolong pertajam lagi dari hasil Rakorbid kemarin. Khawatir masih ada yang belum tersampaikan dan dapat diusulkan lagi dalam forum ini," ucap Iwan.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Anak di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten Erminiwati menambahkan, program kerja tahun 2026 difokuskan pada penanganan dan isu strategis kependudukan dan pembangunan keluarga. Beberapa di antaranya yaitu pengendalian pertumbuhan penduduk agar tumbuh seimbang, dan Tantangan & Peluang Bonus Demografi 2025-2045.
"Selain itu juga pembangunan keluarga fokusnya terkait isu tentang kesehatan ibu & anak, peran ayah dan keluarga, pencegahan stunting dan peningkatan kualitas keluarga," kata Ermin.
"Juga kegiatan strategis pemanfaatan ruang publik untuk edukasi dan konseling KB," ujarnya. @RRI.co.id